Aku melongok dekat jendela,
Ku dengar hembusan angin bak gemuruh keributan masa lalu
Aku tak ingin menolak anugrah Tuhan itu,
Ku nikmati hingga tak ada yang teringat lagi,
Air mata-tertawa...
senang... terlihat bodoh apa yang dulu pernah dilakukan,
namun masih ku nikmati hingga tiada batasnya...
Rokok...Kopi... Uang...Angkringan...Kafe... Kita jejaki bersama,,
walau sering terucap kekeliruan,
Namun sekarang sudah menjadi kenangan,,,
Mata mulai berkaca-kaca,
Sepercik air mulai mengalir dari ujung pelipis mata,
Tak bisa ku bendung air kerinduan ini,
Tapi biarlah,,,,,
Ku anggap ini respon kalian terhadap tingkah ku yang aneh ini...
Dimana pun kalian berada,
What's ever u have doing,
Remember all history 'bout us,
Karena kita pernah masuk ke Jurang bersama,
Melompati lembah dan terbiasa,

No comments:
Post a Comment